Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2018

Analisi usaha peternakan

Analisis usaha adalah proses perhitungan te tang besarnya seluruh biaya ( penggeluaran) yang dibutuhkan dalam suatu proses produksi dan penerimaan yang akan diperoleh dari produksi yang dapat dihasilkan dari usaha tersebut A. Tujuan analisis usaha 1. Mengetahui jumlah modal  yang dibutuhkan 2. Mengetahui besar keuntungan / kerugian 3. Melakukan Efisiensi, untuk meraih keuntungan optimal 4. Memperhitungkan resiko usaha B. Langkah analisis usaha - Tetapkan Rencana Produksi Ternak : - Menghitung Biaya (Cost) usaha - Menghitung Penerimaan (Revenue) usaha - Menghitung Pendapatan (Income) usaha - Menghitung Kelayakan Usaha C. Rencana produksi - Tujuan produksi ( Pembibitan / Penggemukan ) - Teknologi ( Ekstensif / Intensif ) - Volume / skala produksi ( ekor per periode)

Studi kasus pengelolaan limbah peternakan

INFONAWACITA.COM – Desa Tolongio berada di Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara. Desa ini dihuni oleh 1.747 jiwa. Di sini, sektor peternakan khususnya sapi, menjadi potensi desa yang cukup besar. Tercatat juga, ada 72 Kepala Keluarga yang bergerak di sektor peternakan sapi. Mereka terhimpun dalam lima kelompok petani ternak. Bila di rata-rata populasi sapi di Desa Tolongio yaitu 2 ekor per KK. Menjadi spesial karena untuk sektor peternakan, perkembangannya diarahkan tak sekadar untuk pemenuhan pangan (susu dan daging-red) saja. Tapi juga pemanfaatan limbah kotoran sapi menjadi produk usaha (agribusiness product-red) yang mampu memberikan nilai tambah bagi peternak. Salah satu produk pengolahan limbah sapi yang memiliki potensi ekonomi cukup tinggi adalah pupuk cair organik. Kotoran sapi merupakan salah satu bahan potensial untuk pembuatan pupuk cair organik. Bahkan tren kebutuhan pasar akan pupuk organik akan terus meningkat karena produk organik memiliki berbagai manfaat b...

Penggelolaan lingkungan dan limbah peternakan

A.  Pengertian limbah Limbah merupakan bahan sisa yang dihasilkan dari suatu kegiatan atau proses produksi baik skala rumah tangga, industri dan lain lain. Limbah juga biasa dikenal sebagai limbah B3 ( Bahan berbahaya dan beracun).  Sedangkan pengertian dari limbah peternakan merupakan semua atau seluruh kotoran/bahan sisa yang dihasilkan dari kegiatan usaha peternakan baik berupa padatan, cair maupun gas. B.  Teknik Pengganan limbah - Teknik pengumpulan - Teknik Pengangkutan - Teknik Pemisahan - Teknik Penyimpanan C.  Pengelolaan/ memanfaatan limbah a. Sebagai pakan dan media cacing tanah b. Pupuk organik ( Padat dan Cair) c. Di olah menjadi biogas d. Bahan bakar ( briket) Biogas merupakan gas yang dihasilkan dari proses penguraian bahan - bahan organik oleh mikroorganisme dalam kondisi anaerob ( tanpa udara) Energi biogas dapat dimanfaatkan secara optimal dengan cara terintegrasi dan penggunaan pada kegiatan-kegiatan yang produktif, sehingga peman...

Tata laksana pemeliharaan sapi perah dan kambing perah

Sapi perah merupakan sapi yang menghasilkan susu melebihi susu untuk kebutuhan anaknya dan berlangsung dalam jangka panjang. sapi perah penghasil susu yang maksimal adalah sapi perah jenis Friensien Holstein produksi susunya kurang lebih 4096 kg/laktasi dengan kadar lemak susu 3,8 A. Siklus Produksi sapi perah Masa bunting = 280 hari Masa kosong = 85 - 115 hari Masa laktasi = 10 bulan Masa kering = 2 bulan Tata laksana  pemeliharaan sapi betina dewasa 1. Pembersihan kandang dan sapi 2. Pemerahan 3. Pemeriksaan kesehatan 4. Pencatatan Faktor - faktor yang mempengaruhi pencapaian efesiensi produksi susu - Umur beranak pertama -

Siklus produksi sapi perah dan kambing perah

Sapi perah merupakan ternak penghasil susu yang sangat dominan dibandingkan dengan ternak lainnya. Sapi perah memiliki kontribusi yang sangat besar dalam memenuhi kebutuhan konsumsi susu bagi manusia, ternak penghasil susu paling umum di indonesia adalah sapi perah. Sapi yang umum dipelihara di indonesia adalah sapi perah jenis Frier Holland atau biasa di sebut Holstein yang memiliki kemampuan  kemampuan adaptasi yang baik terhadap lingkungan dan telah tersebar di seluruh belahan dunia baik di negara yang beriklim subtropis seperti negara asalnya atau pun negara yang beriklim tropis seperti Indonesia. SIKLUS REPRODUKSI Reproduksi pada hewan betina merupakan suatu proses yang komplek dan dapat terganggu pada berbagai stadium sebelum dan sesudah permulaan siklus reproduksi. Dengan makanan dan manajemen yang baik seekor sapi dara dapat dikawinkan pada umur 10 - 15 bulan.      Pada ternak betina pubertas mulai timbul pada umur sebagai berikut : Sapi, b...