Sapi perah merupakan ternak penghasil susu yang sangat dominan dibandingkan dengan ternak lainnya. Sapi perah memiliki kontribusi yang sangat besar dalam memenuhi kebutuhan konsumsi susu bagi manusia, ternak penghasil susu paling umum di indonesia adalah sapi perah.
Sapi yang umum dipelihara di indonesia adalah sapi perah jenis Frier Holland atau biasa di sebut Holstein yang memiliki kemampuan kemampuan adaptasi yang baik terhadap lingkungan dan telah tersebar di seluruh belahan dunia baik di negara yang beriklim subtropis seperti negara asalnya atau pun negara yang beriklim tropis seperti Indonesia.
SIKLUS REPRODUKSI
Reproduksi pada hewan betina merupakan suatu proses yang komplek dan dapat terganggu pada berbagai stadium sebelum dan sesudah permulaan siklus reproduksi.
Dengan makanan dan manajemen yang baik seekor sapi dara dapat dikawinkan pada umur 10 - 15 bulan.
Pada ternak betina pubertas mulai timbul pada umur sebagai berikut :
Sapi, bangsa eropa - 6 sampai 18 bulan
Sapi, Brahman - 12 sampai 30 bulan
Domba - 6 sampai 12 bulan
Sesudah perkawinan ternak dara tingkatan makanan selama kebuntingan pertama harus cukup untuk kelangsungan pertumbuhan dan perkembangannya agar supaya menjelaang waktu partus tidak terjadi komplikasi seperti distokia.
Faktor yang mempengaruhi pubertas
1. Musim
2. Suhu, pengaruh suhu lingkungan yang kontan terhadap timbulnya pubertas pada sapi atau domba.
3. Makanan, yang cukup perlu untuk fungsi endokrin yang normal.
Komentar
Posting Komentar