Langsung ke konten utama

Pengertian Hewan Ternak Ruminansia, Dan Sistem Pencernaan Ternak Ruminansia


Hewan merupakan mahluk hidup yang mampu beradaptasi di berbagai lingkungan. Hewan dapat hidup di daratan, hidup di air,maupun hidup di air dan di daratan. Berikut ini adalah beberapa jenis penggolongan hewan.
  1. Hewan pangan/ternak
  2. Hewan peliharaan ( pet animal )
  3. Hewan yang dilindungi ( konservasi )
  4. Hewan untuk praktikum ( lab animal )
  5. Hewan yang hidup di Laut
Hewan ternak ruminansia merupakan hewan ternak yang dapat memuntahkan pakan dari lambung ke mulut untuk dikunyah kembali biasa disebut Regurgitas, Ruminansia juga termasuk dalam golongan hewan poligastrik karena memiliki lambung jamak (banyak), yaitu rumen, retikulum, omasum, dan abomasum. Hewan yang tergolong pada ternak ruminansia : Sapi, Kambing, dan Domba, Sedangkan Non ruminansia tergolong pada ternak monogastrik, yaitu ternak yang memiliki lambung tunggal, Misalnya : Ayam, Bebek, dan lain lain.
Dalam Hal ini membuat pakan ternak ruminansia yang berasal dari hijauan, Sumber energi utama untuk ternak ruminansia adalah serat kasar, Dan pada hewan ternak ruminansia, karbohidrat mengalami fermentasi oleh mikroba membentuk VFA (volatile fatty acids = asam lemak terbang)

Hewan pemamah biak (ruminansia) adalah sekumpulan hewan pemakan tumbuhan (herbivora) yang mencerna makanannya dalam beberapa langkah:
menelan bahan mentahà mengeluarkan makanan yang sudah setengah dicerna dari perutnya mengunyahnya lagi. Sistem pencernaan meliputi :
  1. Rongga Mulut
  1. Faring 
  2. Kerongkongan
  1. Lambung
  1. Retikulum
  1. Abomasum 
  1. Usus halus, 
  1. Usus besar                                                            
  1. Anus
Golongan Hewan Ternak Ruminansia
Sapi termasuk hewan bertulang belakang, kelas Mamalia (menyusui),berkuku, sub ordo Ruminansia (pemamah biak), dan memiliki tanduk berongga, dan genus Bos (pemamah biak berkaki empat). Spesiesnya terbagi menjadi 2, yaitu Bos taurus (sebagian besar bangsa sapi yang ada), Misalnya dari golongan benua Eropa  (Angus ) dan Bos indicus (sapi-sapi yang memiliki punuk), Termasuk golongan dari negara india seperti sapi Brahman.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendugaan Umur Hewan Ternak Ruminansia

Umur ternak dalam pemeliharaan mempunyai peran yang penting, karena melalui umur.  peternak dapat mengetahui kapan ternak dapat dikawinkan maupun digemukkan. Cara yang paling tepat untuk mengetahui umur ternak ruminansiaadalah dengan cara sebagai berikut : 1. Recording ( Pencatatan ) pada hewan ternak         Recording ternak merupakan proses peewancatatan semua kegiatan dan kejadian yang dilakukan pada suatu usaha peternakan. Recording perlu dilakukan karena sangat mendukung upaya perbaikan dalam meningkatkan produktivitas dan efesiensi usaha peternakan, Variabel yang biasa dicatat dalam recording ternak adalah Indentitas Sapi,Kambing dan Domba ( umur, keturunan, dan kesehatan hewan ternak ). Hal utama yang paling membantu dalam penentuan umur yaitu dengan ketersediaan recording dari ternak itu sendiri. Misalnya tanggal lahir, dikawinkan, beranak pertama kali dan seterusnya. 2. Mengamati Gigi hewan ternak       Pada Umumnya cara ini s...

Kolokium Seminar proposal/Tugas akhir

Manajemen Pakan Sapi Potong Ongole (PO) di PT. Fortuna Megah Perkasa Sapi potong merupakan salah satu ternak penghasil daging di Indonesia, akan tetapi produksi daging yang belum mampu mencukupi kebutuhan dalam negeri, hal ini disebabkan populasi dan tingkat produktivias ternah masih rendah. Oleh karena itu upaya peningkatan populasi dan produktivitas sapi potong senantiasa di lakukan. Salah sarinya adalah penggalakan usaha penggemukan sapi dengan manajemen pakan yang baik. Di PT. Fortuna Megah Perkasa merupakan salah satu pengusahaan konstribusi 0.029% dari total produksi nasional pada tahin 2015. METODE 1. Studi literatur 2. Observasi 3. Koleksi data 4. Wawancara 5. Dokumentasi Variabel yang akan di amati dalam manajemen pakan : 1. Ketersediaan bahan baku 2. Kapasitas produksi pakan 3. Formulasi ransum 4. Teknologi pembuatan pakan 5. Produksi pakan 6. Produksi daging

MANAJEMEN PERKANDANGAN DAN MANAJEMEN KESEHATAN

Nama Kelompok Rohman Sholikin Alfin Muallifa Nur Siti Sholikhah Sandela Apriliya Kartika Dalam trilogi perternakan di bagi menjadi 3 hal yang mendasar Breeding ( Pembibitan ), hal tersebut berdasarkan dari ilmu genetika F = G + E Freeding ( pakan ) Manajemen PEMELIHARAAN Exsentif : hewan ternak yang di lepaskan dan tidak memiliki kandang. Semi Intensif : hewan ternak yang mempunyai kandang tetapi dilepaskan di siang hari, malamnya di masukan kembali di dalam kandang Insentif : hewan ternak yang mempunyai kandang dan selalu didalam kandang, macam - macam kandang meliputi : individu ( head to head dan tail to tail ), koloni, dan komunal. TUJUAN KANDANG Membuat hewan ternak merasa nyaman Memudahkan tatalaksana pemeliharaan Lebih efesien Menghemat tempat untuk ternak Melindungi ternak dari faktor lingkungan yang merugikan ( predator, temperatur dan kelembapan ) Menghemat tempat untuk ternak MANAJEMEN KESEHEHATAN TERNAK Manajemen Kesehatan Ternak merupakan...