Biosecurity = (Perlindungan hidup) Kegiatan untuk mencegah penyakit dan menularnya penyakit dalam suatu lingkungan tertentu.
Penyebab hewan terserang penyakit
Host ( ternak sendiri )
Agent ( Jamur, bakteri dan virus )
Environment ( lingkungan )
Prinsip Bioscurity Peternakan
Mencegah penyakit masuk ke farm
Mencegah penyakit menyebar ke farm
Meningkatkan ketebalan ternak terhadap penyakit
PEMBIBITAN
Standar mutu bibit di bagi menjadi dua yaitu :
1. Standae umum : Sehat dan bebas cacat fisik, bebas dari cacat alat reproduksi, bibit jantan siap untuk pejantan ( tidak cacat kelaminnya )
2. Standar khusus (kuantitatif dan kualitatif )
Manajemen Pemeliharaan Induk
Laju reproduksi induk, laju pertumbuhan anak dan efesiensi pakan
Mengukur laju reproduksi
Rumus = RR = S ( 1 - M )/1
Rumus anak yang di sapih
RR = S ( 1 - M )/ 1
Keterangan :
S = Jumlah anak sekelahiran
M = Tingkat mortalitas ( kematian )
1 = Lambing Interval
P = Jumlah populasi induk populasi
Tugas Kelompok
Perbedaan Sistem Pemeliharaan Breeding ( SAPI) Peternakan Rakyat dengan Peternakan Modern
Sistem Pemeliharaan Peternakan Modern
1. Pakan yang bernutrisi
2. Pemeliharaan Peternakan modern jumlah sapi dengan kapasitas ratusan ekor sapi bisa juga sampai dengan ribuan ekor sapi
3. Membutuhkan tenaga kerja luar, Teknologi yang canggih, Pengalaman ternak yang luas.
3. Memiliki tujuan yang jelas
4. Manajemen kandang efektif
5. Penanganan penyakit di tanggani oleh dokter hewan
6. Pemisahan kelompok
7. Lokasi yang strategis
8. Vaksin dengan secara rutin
9. Di karantina yang sapi sakit
Sistem Pemeliharaan Peternakan Rakyat
1. Peternakan rakyat biasanya mengambil pakan dari lingkungan sekitar
2. Jumlah sapi yang di pelihara berkisar 2 - 5 ekor.
3. Tenaga kerja sendiri tidak
4. Tujuannya berternak yang tidak jelas, biasanya hanya di buat sampingan
5. kebersihan kotoran yang kurang efektif
6. Manajemen perkandangan yang kurang baik
Penyebab hewan terserang penyakit
Host ( ternak sendiri )
Agent ( Jamur, bakteri dan virus )
Environment ( lingkungan )
Prinsip Bioscurity Peternakan
Mencegah penyakit masuk ke farm
Mencegah penyakit menyebar ke farm
Meningkatkan ketebalan ternak terhadap penyakit
PEMBIBITAN
Standar mutu bibit di bagi menjadi dua yaitu :
1. Standae umum : Sehat dan bebas cacat fisik, bebas dari cacat alat reproduksi, bibit jantan siap untuk pejantan ( tidak cacat kelaminnya )
2. Standar khusus (kuantitatif dan kualitatif )
Manajemen Pemeliharaan Induk
Laju reproduksi induk, laju pertumbuhan anak dan efesiensi pakan
Mengukur laju reproduksi
Rumus = RR = S ( 1 - M )/1
Rumus anak yang di sapih
RR = S ( 1 - M )/ 1
Keterangan :
S = Jumlah anak sekelahiran
M = Tingkat mortalitas ( kematian )
1 = Lambing Interval
P = Jumlah populasi induk populasi
Tugas Kelompok
Perbedaan Sistem Pemeliharaan Breeding ( SAPI) Peternakan Rakyat dengan Peternakan Modern
Sistem Pemeliharaan Peternakan Modern
1. Pakan yang bernutrisi
2. Pemeliharaan Peternakan modern jumlah sapi dengan kapasitas ratusan ekor sapi bisa juga sampai dengan ribuan ekor sapi
3. Membutuhkan tenaga kerja luar, Teknologi yang canggih, Pengalaman ternak yang luas.
3. Memiliki tujuan yang jelas
4. Manajemen kandang efektif
5. Penanganan penyakit di tanggani oleh dokter hewan
6. Pemisahan kelompok
7. Lokasi yang strategis
8. Vaksin dengan secara rutin
9. Di karantina yang sapi sakit
Sistem Pemeliharaan Peternakan Rakyat
1. Peternakan rakyat biasanya mengambil pakan dari lingkungan sekitar
2. Jumlah sapi yang di pelihara berkisar 2 - 5 ekor.
3. Tenaga kerja sendiri tidak
4. Tujuannya berternak yang tidak jelas, biasanya hanya di buat sampingan
5. kebersihan kotoran yang kurang efektif
6. Manajemen perkandangan yang kurang baik
Komentar
Posting Komentar