Langsung ke konten utama

Peternakan Itik Pedaging di Sumberejo, Bojonegoro

Itik sejak lama dikenal sebagai unggas unggulan yang menguntungkan. Harga telur dan dagingnya lebih mahal daripada ayam. Oleh karenanya unggas ini menjadi salah satu ternak favorit. Tak salah jika di Desa Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro, Itik diternakkan oleh Mas Aldika sejak tahun 2016 hingga sekarang dengan kapasitas 600 Itik serta sistem perternakannya dari hulu sampai hilir. Serta memilih beternak secara intensif, karena dapat mengontrol Itik  lebih mudah.
1. Pemeliharaan bibit bebek pedaging (DOD) 
Salahsatu unsur agar cara ternak Itik berhasil adalah ketika memilih bibit saat awal pemelihara. Ada beberapa kriteria bibit peking agar menghasilkan pertumbuhan yang cepat berikut ini.
- Bobot minimal 40 gram.
- Bulu bersih dan kering.
- Nafsu makan tinggi
- Tubuh tegap, mata jernih, kaki kokoh
- Tidak cacat,
- Bebas dari penyakit unggas
- Aktif dan lincah

2. Pemilihan kandang 
Kandang yang bisa menamnpung populasi bebek dalam jumlah tertentu. Kandang postal yang ditambahi halaman pengumbaran. kelebihannya lebih murah dan tidak ribet. Kekurangan sulit dikontrol, kalau terjadi wabah penyakit gampang menular.Lebih tepat digunakn untuk DOD dan Bebek grower.

3. Pemberian pakan
Unsur terpenting dalam cara ternak Itik adalah pakan. Pemberian pakan dilakukan dua kali sehari, pagi dan sore hari. Jenis pakan yang baik adalah pakan pabrikan atau pakan jadi seperti 511/BR 1. Tetapi untuk menekan biaya pakan yang mahal, dapat menggunakan pakan alternatif, pakan organik yang murah dengan membuat sendiri tanpa engurangi kebutuhan gizi itim.
4. Mengenali gejala penyakit itik

Berak kapur

Tanda khusus adalah kotoran bebek berwarna hijau dengan bercak putih,cara pengobatan yang dianjurkan memberikan Nitrofuran, Sulfa atau anti biotik.

5. Panen
6. Pemasaran
Kelompok Ternak Bebek Barokah telah  lama berkecimpung dalam usaha ini hingga mampu mengirim produk dalam bentuk telur, DOC (anakan), dan karkas (besar) uuntuk sejumlah wilayah di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Sejak didirikan lebih dari 5 tahun lalu, Bebek Barokah telah menghidupi puluhan anggotanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendugaan Umur Hewan Ternak Ruminansia

Umur ternak dalam pemeliharaan mempunyai peran yang penting, karena melalui umur.  peternak dapat mengetahui kapan ternak dapat dikawinkan maupun digemukkan. Cara yang paling tepat untuk mengetahui umur ternak ruminansiaadalah dengan cara sebagai berikut : 1. Recording ( Pencatatan ) pada hewan ternak         Recording ternak merupakan proses peewancatatan semua kegiatan dan kejadian yang dilakukan pada suatu usaha peternakan. Recording perlu dilakukan karena sangat mendukung upaya perbaikan dalam meningkatkan produktivitas dan efesiensi usaha peternakan, Variabel yang biasa dicatat dalam recording ternak adalah Indentitas Sapi,Kambing dan Domba ( umur, keturunan, dan kesehatan hewan ternak ). Hal utama yang paling membantu dalam penentuan umur yaitu dengan ketersediaan recording dari ternak itu sendiri. Misalnya tanggal lahir, dikawinkan, beranak pertama kali dan seterusnya. 2. Mengamati Gigi hewan ternak       Pada Umumnya cara ini s...

Kolokium Seminar proposal/Tugas akhir

Manajemen Pakan Sapi Potong Ongole (PO) di PT. Fortuna Megah Perkasa Sapi potong merupakan salah satu ternak penghasil daging di Indonesia, akan tetapi produksi daging yang belum mampu mencukupi kebutuhan dalam negeri, hal ini disebabkan populasi dan tingkat produktivias ternah masih rendah. Oleh karena itu upaya peningkatan populasi dan produktivitas sapi potong senantiasa di lakukan. Salah sarinya adalah penggalakan usaha penggemukan sapi dengan manajemen pakan yang baik. Di PT. Fortuna Megah Perkasa merupakan salah satu pengusahaan konstribusi 0.029% dari total produksi nasional pada tahin 2015. METODE 1. Studi literatur 2. Observasi 3. Koleksi data 4. Wawancara 5. Dokumentasi Variabel yang akan di amati dalam manajemen pakan : 1. Ketersediaan bahan baku 2. Kapasitas produksi pakan 3. Formulasi ransum 4. Teknologi pembuatan pakan 5. Produksi pakan 6. Produksi daging

MANAJEMEN PERKANDANGAN DAN MANAJEMEN KESEHATAN

Nama Kelompok Rohman Sholikin Alfin Muallifa Nur Siti Sholikhah Sandela Apriliya Kartika Dalam trilogi perternakan di bagi menjadi 3 hal yang mendasar Breeding ( Pembibitan ), hal tersebut berdasarkan dari ilmu genetika F = G + E Freeding ( pakan ) Manajemen PEMELIHARAAN Exsentif : hewan ternak yang di lepaskan dan tidak memiliki kandang. Semi Intensif : hewan ternak yang mempunyai kandang tetapi dilepaskan di siang hari, malamnya di masukan kembali di dalam kandang Insentif : hewan ternak yang mempunyai kandang dan selalu didalam kandang, macam - macam kandang meliputi : individu ( head to head dan tail to tail ), koloni, dan komunal. TUJUAN KANDANG Membuat hewan ternak merasa nyaman Memudahkan tatalaksana pemeliharaan Lebih efesien Menghemat tempat untuk ternak Melindungi ternak dari faktor lingkungan yang merugikan ( predator, temperatur dan kelembapan ) Menghemat tempat untuk ternak MANAJEMEN KESEHEHATAN TERNAK Manajemen Kesehatan Ternak merupakan...