- Jantan atau betina
- Ruminansia atau monogastrik
- Bangsa - bangsa ternak
- Ternak hias/bukan
Selain tipe ternak kebutuhan ternak juga harus melihat dari kondisi fisiologis ternak :
- Heifer atau cow
- Pregnant => early or weaner
- Lactating
- Scukling calves or weaner
A. Estimasi kebutuhan ternak
Kebutuhan ternak pada pakan harus di pantau setiap harinya secara rutin, hal ini bertujuan agar ternak mendapatkan cukup pakan untuk mencapai potensi produksinya tanpa pemborosan
B. Formulasi ransum
Tahapan yang harus disiapkan antara lain :
a. Kebutuhan ternak
b. Bahan pakan tersedia
c. Kandungan nutrien pakan
d. Formulasi ransum
Metode formulasi ransum ada dua cara yaitu Square method dan Trial and error method ( cara ini biasanya dilakukan di komputer untuk mempermudah cara memformulasikan pakan pada ternak)
Hal - hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan formulasi ransum
1. Jenis ternak
2. Ukuran tubuh
3. Status fisiologis
4. Faktor ternak
5. Faktor pakan
6. Faktor lingkungan
MANAJEMEN PAKAN
Pakan ruminansia merupakan salah satu unsur penting yang menunjang kesehatan, pertumbuhan dan reproduksi ternak. Tujuan dari pemberian pakan pada ternak merupakan menjamin pertambahan bobot badan selama pertumbuhan serta menjamin produksi paling ekonomis. Pakan ruminansia berupa air, energi, protein, mineral, vitamin dan serat efektif
Manajemen pakan
1. Induksi dan adaptasi pakan
2. Pemberian pakan kasar sebelum kosentrat
3. Pentingnya tekstur pakan serat
4. Pencampuran pakan
5. Kesegaran dan Penyimpanan pakan
6. Elektrolit

Komentar
Posting Komentar