
Peternakan sapi potong yang berada di panjen laju kidul kecamatan singgahan, kabupaten tuban, jawa timur yang berjumlahkan 21 ekor sapi, pemilik peternakan sapi potong tersebut adalah bapak tamam. Dengan bermodalkan tenaga dan jerih payah dalam berternak sapi penggemukan.

Pembelian sapi biasanya dari pasar jatirogo, pasar kerek dan pasar sapi bojonegoro. Sapi yang baru datang ke kandang peternakan sapi harus diberikan perlakuan khusus untuk mengembalikan kondisi tubuhnya. Pasalnya sapi kelelahan dan stres akibat perjalanan panjang yang terjadi di pasar hewan. Oleh karena itu sapi diberi vitamin/obat cacing.
Untuk pakan di peternakan milik pak taman di beri pakan daduk kedelai dan kosentrat. Setiap hari membutuhkan 175 kg pakan yang di bagi 21 ekor sapi, disetiap pejantan sapi sekitar 6 kg/hari sedangkan anakan sapi 2 kg/hari. Jam makan sapi = Jam 08.00 pagi, jam 15.00 sore dan jam 10.00 malam. Kosentrat diberikan pada sore dan malam hari.
Kenapa daduk kedelai untuk bahan pakan?
Karena protein di daduk kedelai lebih tinggi, dan juga harganya lebih murah sekitar Rp 2.000/kg sedangkan harga kangkung kering Rp 2.500/kg
Pemasaran, sapi yang siap di panen dijual ke pengepul di jakarta langganan tetap yang sudah berkerja sama sejak dulu.
Komentar
Posting Komentar