Bisnis peternakan ayam petelur yang di lakukan oleh sati warga yang berada di desa tanggir, kecamatan singgahan, kabupaten tuban, memiliki omzet yang menjanjikan
Kandang ayam petelur milik bapak kamit mampu menampung hingga 2.000 ekor ayam petelur. Dari jumlah sekian banyaknya setiap harinya ayam petelur menghasilkan telur hingga 100 kg untuk dipasarkan
Bapak kamit mengaku bahwa harga telur normal 18.000 - 18.500 keuntungan bisa mencapai Rp 50 juta lebih per bulan. Namun apabila harga telur menurun keuntungannya juga menurun. Hal hal yang harus diperhatikan dalam budidaya ayam petelur milik bapak kamit sebagai berikut :
1. Persiapan lokasi
Lokasi usaha peternakan ayam petelur di desa tanggir sangat strategis karena letak kandang jauh dari permukiman warga yang berada di tengah sawah maka bau kotoran ayam tidak terlalu timbul, lokasi kandang juga jauh dari keramaian warga akan mengurangi resiko stress pada ayam, dan lokasi dapat dijangkau transportasi untuk mempermudah pengawasan serta pemiliharaan.
2. Jenis kandang
Jenis kandang yang digunakan yaitu kandang baterai, kandang tersebut bertingkat tiga, di isi dengan 1 ayam dalam 1 kandang untuk meningkatkan produksi telur. Sebab ruang gerak terbatas sehingga tidak menghabiskan energi yang dihasilkan untuk bergerak ayam lebih fokus untuk produksi telur.
3. Pemilihan bibit dan pemberian pakan
Bibit ayam petelur dan pakan dibeli dari pabrik. Bibit ayam petelur jenis ayam ras petelur coklat
Dalam setiap harinya pemberian pakan ayam petelur 1 ayam = 1,20 gram pakan
4. Perawatan kesehatan dan kebersihan
Kesehatan ayam petelur di datangkan seseorang langsung dari sumberjo, bojonegoro dimana jika ada ayam yang terkena penyakit langsung diberi obat dan vitamin, ayam yang sakit di karantina agar tidak menyebar ke ayam yang lain.
Kebersihan kandang selalu di perhatikan dari tempat ayam (kurungan), wadah pakan, tempat minum setiap dua kali sehari selalu di bersihkan untuk kenyaman pada ayam dan untuk menjaga kesehatan ayam tersebut.
6. Pemasaran
Pemasaran telur di pasarkan ke desa tanggir, laju kidul dan laju lor masih di daerah setempat. pemasarannya setiap harinya 100 kg telur siap di pasarkan.
7. Biaya Produksi
![]() |
| Kandang ayam petelur di desa tanggir |
Kandang ayam petelur milik bapak kamit mampu menampung hingga 2.000 ekor ayam petelur. Dari jumlah sekian banyaknya setiap harinya ayam petelur menghasilkan telur hingga 100 kg untuk dipasarkan
Bapak kamit mengaku bahwa harga telur normal 18.000 - 18.500 keuntungan bisa mencapai Rp 50 juta lebih per bulan. Namun apabila harga telur menurun keuntungannya juga menurun. Hal hal yang harus diperhatikan dalam budidaya ayam petelur milik bapak kamit sebagai berikut :
1. Persiapan lokasi
Lokasi usaha peternakan ayam petelur di desa tanggir sangat strategis karena letak kandang jauh dari permukiman warga yang berada di tengah sawah maka bau kotoran ayam tidak terlalu timbul, lokasi kandang juga jauh dari keramaian warga akan mengurangi resiko stress pada ayam, dan lokasi dapat dijangkau transportasi untuk mempermudah pengawasan serta pemiliharaan.
2. Jenis kandang
Jenis kandang yang digunakan yaitu kandang baterai, kandang tersebut bertingkat tiga, di isi dengan 1 ayam dalam 1 kandang untuk meningkatkan produksi telur. Sebab ruang gerak terbatas sehingga tidak menghabiskan energi yang dihasilkan untuk bergerak ayam lebih fokus untuk produksi telur.
3. Pemilihan bibit dan pemberian pakan
Bibit ayam petelur dan pakan dibeli dari pabrik. Bibit ayam petelur jenis ayam ras petelur coklat
Dalam setiap harinya pemberian pakan ayam petelur 1 ayam = 1,20 gram pakan
4. Perawatan kesehatan dan kebersihan
Kesehatan ayam petelur di datangkan seseorang langsung dari sumberjo, bojonegoro dimana jika ada ayam yang terkena penyakit langsung diberi obat dan vitamin, ayam yang sakit di karantina agar tidak menyebar ke ayam yang lain.
Kebersihan kandang selalu di perhatikan dari tempat ayam (kurungan), wadah pakan, tempat minum setiap dua kali sehari selalu di bersihkan untuk kenyaman pada ayam dan untuk menjaga kesehatan ayam tersebut.
6. Pemasaran
Pemasaran telur di pasarkan ke desa tanggir, laju kidul dan laju lor masih di daerah setempat. pemasarannya setiap harinya 100 kg telur siap di pasarkan.
7. Biaya Produksi



Komentar
Posting Komentar