Langsung ke konten utama

Hewan ternak non-ruminansia AYAM PEDAGING

Ayam buras merupakan ayam lokal, seperti ayam kampung, jowo super (joper), unggul balitnak (KUB), dan cemani. Ayam kampung yaitu ayam lokal yang belum mempunyai ciri produksi ( kualitatif - kuantitatif) yang khas.

Ayam ras (boiler) adalah jenis ras unggulan hasil persilangan dari bangsa-bangsa ayam yang memiliki daya produktivitas tinggi, terutama dalam memproduksi daging ayam.

Perkembangan ayam ras (boiler) sebagai industri di indonesia industri ayam memiliki sumbangan yang signifikan terhadap sektor peternakan di indonesia.

Dalam budidaya ayam ras (boiler) bisa menggunakan dua cara yaitu mandiri dan kemitraan, didalam kemitraan harus ada hitam di atas putih (kontrak) antara dua pihak, bisa juga dengan menggunakan perjanjian bagi hasil dari budidaya ayam ras tersebut, serta dapat juga dengan cara maklun.

Tujuan Pola Kemitraan Agribisnis
- Mengatasi masalah keterbatasan modal
- Transfer teknologi bagi petani kecil
- Peningkatan mutu produk
- Pemasaran

Peluang Industri Perunggasan
a. Konsumsi per kapita yang masih rendah
b. Protein asal ayam merupakan protein hewani yang murah di banding sumber protein hewan lainnya
c. Peningkatan kemampuan teknis dan ketrampilan SDM perunggasan
d. Ekspor produk olahan

Nama Kelompok =
1. Muh Saratunsara Husain
2. Alfin Muallifa
3. Siti Nurria Ningrum H
4. Nasrullah

Studi Kasus
1. Tantangan dan strategi pada perunggasan di jaman sekarang?

Jawaban =
1. Akses permodalan : Strategi untuk akses permodalan yaitu dengan cara bermitra
2. Pasar : Strategi untuk pasar, mengadakan marketing pasar
3. Banyaknya pesaing : untuk banyaknya pesaing di usahakan perusahaan membuka toko sendiri dan menjualnya sendiri ( percabangan), serta menjaga kualitas produk.
4. Wabah penyakit : stragenya memberikan vaksin dan vitamin yang cukup pada ayam.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendugaan Umur Hewan Ternak Ruminansia

Umur ternak dalam pemeliharaan mempunyai peran yang penting, karena melalui umur.  peternak dapat mengetahui kapan ternak dapat dikawinkan maupun digemukkan. Cara yang paling tepat untuk mengetahui umur ternak ruminansiaadalah dengan cara sebagai berikut : 1. Recording ( Pencatatan ) pada hewan ternak         Recording ternak merupakan proses peewancatatan semua kegiatan dan kejadian yang dilakukan pada suatu usaha peternakan. Recording perlu dilakukan karena sangat mendukung upaya perbaikan dalam meningkatkan produktivitas dan efesiensi usaha peternakan, Variabel yang biasa dicatat dalam recording ternak adalah Indentitas Sapi,Kambing dan Domba ( umur, keturunan, dan kesehatan hewan ternak ). Hal utama yang paling membantu dalam penentuan umur yaitu dengan ketersediaan recording dari ternak itu sendiri. Misalnya tanggal lahir, dikawinkan, beranak pertama kali dan seterusnya. 2. Mengamati Gigi hewan ternak       Pada Umumnya cara ini s...

Kolokium Seminar proposal/Tugas akhir

Manajemen Pakan Sapi Potong Ongole (PO) di PT. Fortuna Megah Perkasa Sapi potong merupakan salah satu ternak penghasil daging di Indonesia, akan tetapi produksi daging yang belum mampu mencukupi kebutuhan dalam negeri, hal ini disebabkan populasi dan tingkat produktivias ternah masih rendah. Oleh karena itu upaya peningkatan populasi dan produktivitas sapi potong senantiasa di lakukan. Salah sarinya adalah penggalakan usaha penggemukan sapi dengan manajemen pakan yang baik. Di PT. Fortuna Megah Perkasa merupakan salah satu pengusahaan konstribusi 0.029% dari total produksi nasional pada tahin 2015. METODE 1. Studi literatur 2. Observasi 3. Koleksi data 4. Wawancara 5. Dokumentasi Variabel yang akan di amati dalam manajemen pakan : 1. Ketersediaan bahan baku 2. Kapasitas produksi pakan 3. Formulasi ransum 4. Teknologi pembuatan pakan 5. Produksi pakan 6. Produksi daging

MANAJEMEN PERKANDANGAN DAN MANAJEMEN KESEHATAN

Nama Kelompok Rohman Sholikin Alfin Muallifa Nur Siti Sholikhah Sandela Apriliya Kartika Dalam trilogi perternakan di bagi menjadi 3 hal yang mendasar Breeding ( Pembibitan ), hal tersebut berdasarkan dari ilmu genetika F = G + E Freeding ( pakan ) Manajemen PEMELIHARAAN Exsentif : hewan ternak yang di lepaskan dan tidak memiliki kandang. Semi Intensif : hewan ternak yang mempunyai kandang tetapi dilepaskan di siang hari, malamnya di masukan kembali di dalam kandang Insentif : hewan ternak yang mempunyai kandang dan selalu didalam kandang, macam - macam kandang meliputi : individu ( head to head dan tail to tail ), koloni, dan komunal. TUJUAN KANDANG Membuat hewan ternak merasa nyaman Memudahkan tatalaksana pemeliharaan Lebih efesien Menghemat tempat untuk ternak Melindungi ternak dari faktor lingkungan yang merugikan ( predator, temperatur dan kelembapan ) Menghemat tempat untuk ternak MANAJEMEN KESEHEHATAN TERNAK Manajemen Kesehatan Ternak merupakan...