Langsung ke konten utama

Postingan

Kebutuhan ternak

Kebutuhan ternak dibagi menjadi 2 yaitu kebutuhan hidup ternak dan kebutuhan produksi. Kebutuhan ternak bisa di lihat dari tipe ternak sebagai berikut : - Jantan atau betina - Ruminansia atau monogastrik - Bangsa - bangsa ternak - Ternak hias/bukan Selain tipe ternak kebutuhan ternak juga harus melihat dari kondisi fisiologis ternak : - Heifer atau cow - Pregnant => early or weaner - Lactating - Scukling calves or weaner A.  Estimasi kebutuhan ternak Kebutuhan ternak pada pakan harus di pantau setiap harinya secara rutin,  hal ini bertujuan agar ternak mendapatkan cukup pakan untuk mencapai potensi produksinya tanpa pemborosan B. Formulasi ransum Tahapan yang harus disiapkan antara lain : a. Kebutuhan ternak b. Bahan pakan tersedia c. Kandungan nutrien pakan d. Formulasi ransum Metode formulasi ransum ada dua cara yaitu Square method dan Trial and error method ( cara ini biasanya dilakukan di komputer untuk mempermudah cara memformulasikan pakan pada...

Tata Laksana Pemeliharaan Sapi Potong

               Peternakan sapi potong yang berada di panjen laju kidul kecamatan singgahan, kabupaten tuban, jawa timur yang berjumlahkan 21 ekor sapi, pemilik peternakan sapi potong tersebut adalah bapak tamam. Dengan bermodalkan tenaga dan jerih payah dalam berternak sapi penggemukan.       Pembelian sapi biasanya dari pasar jatirogo, pasar kerek dan pasar sapi bojonegoro. Sapi yang baru datang ke kandang peternakan sapi harus diberikan perlakuan khusus untuk mengembalikan kondisi tubuhnya. Pasalnya sapi kelelahan dan stres akibat perjalanan panjang yang terjadi di pasar hewan. Oleh karena itu sapi diberi vitamin/obat cacing. Untuk pakan di peternakan milik pak taman di beri pakan daduk kedelai dan kosentrat. Setiap hari membutuhkan 175 kg pakan yang di bagi 21 ekor sapi,  disetiap pejantan sapi sekitar 6 kg/hari sedangkan anakan sapi 2 kg/hari. Jam makan sapi = Jam 08.00 pagi,  jam 15.00 sore dan jam 10.00 ...

Pengenalan Bahan PakanTernak

Pengenalan bahan pakan asal hijauan Bahan pakan peternakan bisa berupa hijauan, leguminosa, limbah pertanian limbah industri perkebunan,  asal butiran dan asal umbi-umbi-an. Hijauan yang berarti sumber serat yang di dalamnya berupa Rumput gajah, rumput raja, rumput karpet dll Sedangkan leguminosa tanaman hijai kaya akan protein seperti pohon, semak ( kacang sentro), dan perdu. Contoh = Indogevera, lamtoro dan lain lain. Limbah pertanian Contoh = Jerami padi, jerami jagung, jerami kacang,  jerami kedelai, pucuk tebu dan kulit singkong.  Sedangkan limbah industri perkebunan Contoh = limbah industri coklat,  limbah industri kelapa sawit, limbah industri gula, limbah pengelolaan nanas, limbah pengelolaan kopi, dan bungkil kelapa. Pengenalan bahan pakan asal butiran Meliputi = Padi,  jagung, pollard ( limbah dari penggilingan gandum menjadi terigu), sorgum,  biji kedelai,  bungkil kedelai,  ampas tahu,  ampas kecap,  k...

Sistem Pakan di Wahyu Utama Tuban Jawa timur

TUGAS KELOMPOK 1. Alfin Muallifa 2. Nasrullah A. Sistem pakan di wahyu utama Dalam sistem pakan menggunakan  SILASE KOMPLIT” sebagai Upaya Meningkatkan Kualitas Pakan Ternak Hal ini dikarenakan sebagian besar pakan sapi mengandung serat yang tinggi, sehingga perlu teknologi pengolahan agar nilai kecernaannya maningkat. Salah satu pengolahan yang bisa dilakukan adalah dalam bentuk silase. Silase merupakan hijauan yang diawetkan dengan cara fermentasi dalam kondisi kadar air yang tinggi (40-80 persen). Komposisi silale komplit terdiri dari kangkug rendeng, Daduk kedelai, kopra ( berasal dari surabaya ), selamper, kulit jagung, bekatul, kulit kopi sawit, polar, kulit telo ( berasal dari pare )        B. Kebutuhan pakan/hari      Betina = 15 kg     Jantan = 15 kg     Anakan = 10 kg  C. Pembelian pakan ternak Wahyu utama memiliki lahan pakan, tetapi tidak mengutamakan makanan hijauan melainkan wahyu utama ...

Konsep Penerapan Biosecurity dan Pembibitan

Biosecurity = (Perlindungan hidup) Kegiatan untuk mencegah penyakit dan menularnya penyakit dalam suatu lingkungan tertentu. Penyebab hewan terserang penyakit Host ( ternak sendiri ) Agent ( Jamur, bakteri dan virus ) Environment ( lingkungan ) Prinsip Bioscurity Peternakan Mencegah penyakit masuk ke farm Mencegah penyakit menyebar ke farm Meningkatkan ketebalan ternak terhadap penyakit PEMBIBITAN Standar mutu bibit di bagi menjadi dua yaitu : 1. Standae umum : Sehat dan bebas cacat fisik, bebas dari cacat alat reproduksi, bibit jantan siap untuk pejantan ( tidak cacat kelaminnya ) 2. Standar khusus (kuantitatif dan kualitatif ) Manajemen Pemeliharaan Induk Laju reproduksi induk, laju pertumbuhan anak dan efesiensi pakan Mengukur laju reproduksi Rumus = RR = S ( 1 - M )/1 Rumus anak yang di sapih RR = S ( 1 - M )/ 1 Keterangan : S = Jumlah anak sekelahiran M = Tingkat mortalitas ( kematian ) 1 = Lambing Interval P = Jumlah populasi induk populasi Tugas K...

Kolokium Seminar proposal/Tugas akhir

Manajemen Pakan Sapi Potong Ongole (PO) di PT. Fortuna Megah Perkasa Sapi potong merupakan salah satu ternak penghasil daging di Indonesia, akan tetapi produksi daging yang belum mampu mencukupi kebutuhan dalam negeri, hal ini disebabkan populasi dan tingkat produktivias ternah masih rendah. Oleh karena itu upaya peningkatan populasi dan produktivitas sapi potong senantiasa di lakukan. Salah sarinya adalah penggalakan usaha penggemukan sapi dengan manajemen pakan yang baik. Di PT. Fortuna Megah Perkasa merupakan salah satu pengusahaan konstribusi 0.029% dari total produksi nasional pada tahin 2015. METODE 1. Studi literatur 2. Observasi 3. Koleksi data 4. Wawancara 5. Dokumentasi Variabel yang akan di amati dalam manajemen pakan : 1. Ketersediaan bahan baku 2. Kapasitas produksi pakan 3. Formulasi ransum 4. Teknologi pembuatan pakan 5. Produksi pakan 6. Produksi daging

MANAJEMEN PERKANDANGAN DAN MANAJEMEN KESEHATAN

Nama Kelompok Rohman Sholikin Alfin Muallifa Nur Siti Sholikhah Sandela Apriliya Kartika Dalam trilogi perternakan di bagi menjadi 3 hal yang mendasar Breeding ( Pembibitan ), hal tersebut berdasarkan dari ilmu genetika F = G + E Freeding ( pakan ) Manajemen PEMELIHARAAN Exsentif : hewan ternak yang di lepaskan dan tidak memiliki kandang. Semi Intensif : hewan ternak yang mempunyai kandang tetapi dilepaskan di siang hari, malamnya di masukan kembali di dalam kandang Insentif : hewan ternak yang mempunyai kandang dan selalu didalam kandang, macam - macam kandang meliputi : individu ( head to head dan tail to tail ), koloni, dan komunal. TUJUAN KANDANG Membuat hewan ternak merasa nyaman Memudahkan tatalaksana pemeliharaan Lebih efesien Menghemat tempat untuk ternak Melindungi ternak dari faktor lingkungan yang merugikan ( predator, temperatur dan kelembapan ) Menghemat tempat untuk ternak MANAJEMEN KESEHEHATAN TERNAK Manajemen Kesehatan Ternak merupakan...